Berdirinya tim Hadrah Syababul Musthafa

Oleh : ikhwan septian

Awal mulanya di pon-pes Darul Muttaqien tidak ada tim hadrah ini karena memang keterbatasan alat dan personel . selain itu , salah satu program pengasuhan pondok ini yaitu mewajibkan santri untuk membaca maulid pada malam jumat setelah isya . Pada saat itu sebagian santri berinisiatif untuk membuat sebuah tim hadrah. Namun kendalanya pada saat itu adalah biaya yang kurang memadai untuk membeli seperangkat atau sepaket alat hadrah .

Tetapi semangat untuk membuat tim hadrah ini tidak gentar hanya karena alat saja . daan pada akhirnya santri tersebut mengaduhkan halnya pada seorang ustad agar dapat membantu dalam pembuatan tim hadrah ini . ustad itu bernama ust. Fuadi , nah kebetulan sekali ustad Fuadi ini mahir dalam memainkan alat musik hadrah sehingga selain dapat membantu juga dapat melatih.

Singkat cerita , akhirnya para santri itu mendapatkan sepaket alat hadrah . tentu saja setelah mereka mempunyainya merekapun belajar dengan giat sehingga mereka mahir dalam bermusik hadrah dan telah banyak mendapatkan job tampil . Seperti pada saat pembacaan maulid setiap malam jum’at di pondok tersebut , acara isra mi’raj , dan bahkan pada acara walimatussafar dari orang tua santri yang akan berangkat ke tanah suci.

Nah , nama tim hadrah “syababul Musthafa” ini asal usulnya karena personil tim ini adalah santri yang dipilih oleh kakak kelasnya . sesuai dengan kata “syabab” yang berarti pemuda dan “musthofa” yang berarti pilihan . Jadi, Syababul Musthofa yaitu pemuda pilihan.

Sampai saat ini tim hadrah Syababul Musthafa tetap berdiri tegak dan tetap istiqzmah mengiringi irama shalawat yang sangat merdu dan indah .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s